Ciri-Ciri Media Sosial

Ciri-Ciri Media Sosial

ciri-ciri media sosial

Ciri-ciri media socialbikinlaris.com. Menurut Joyce Kasman Valenza (2014) media sosial adalah platform internet yang memungkinkan bagi individu untuk berbagi secara segera dan berkomunikasi secara terus menerus dengan komunitasnya.

Ciri – Ciri Utama dari Media Sosial Beserta Fungsinya

Tidak semua hal yang ada di internet merupakan media sosial. Sebuah platform internet dapat disebut sebagai media sosial bila memiliki ciri-ciri media sosial berikut.

a. User Based

User atau pengguna adalah bagian penting dari media sosial. Seperti yang telah dijelaskan di awal artikel, media sosial adalah media yang dapat digunakan oleh individu untuk berbagai dan berkomunikasi. Tanpa adanya user, siapa yang akan berbagi dan berkomunikasi? Tentu saja tidak ada.

Siapa yang disebut sebagai user di sini? Mereka yang memiliki akun media sosial tersebut, kemudian berinteraksi dengan user lain.

b. Interaktif

Televisi dan media cetak bukanlah media interaktif karena tidak terjadi diskusi antara sender (pengirim pesan) dengan receiver (penerima pesan). Penonton televisi maupun pembaca media cetak bisa saja memiliki suatu opini atas pesan yang diterimanya, tetapi ia tidak bisa menyampaikannya langsung pada pembawa acara, reporter, narasumber maupun penulis di TV maupun media cetak.  Para pengirim pesan tidak akan tahu opini-opini apa saja yang muncul di pikiran para receiver.  Hanya satu pihak yang aktif memberikan informasi, yaitu sender.

Sementara media sosial merupakan media yang interaktif karena ketika seorang user membagikan sebuah konten, dengan cepat user lainnya bisa menanggapi, user yang membagikan konten tadi langsung tahu tanggapan orang-orang, ia bisa langsung balas menanggapi tanggapan tersebut.

Contohnya saja status Facebook. Ketika Anda membagikan suatu opini, teman-teman Facebook Anda akan memberikan reaksi entah itu menyukai, heran, kaget, marah, dan sebagainya. Beberapa dari mereka akan mengomentari status Anda. Anda bisa cek siapa saja yang memberikan reaksi dan komentar. Anda bisa membalas komentar-komentar mereka sehingga tercipta ruang diskusi.

Ciri media sosial yang interaktif ini membuat media sosial dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun belajar jarak jauh.

c. Berkonsep Komunitas

Media sosial dibuat dan dikembangkan berdasarkan konsep komunitas yang ada di masyarakat. Komunitas-komunitas di masyarakat umumnya tercipta atas dasar kesamaan misalkan sama-sama hobi bersepeda, sama-sama tertarik belajar saham, dan sebagainya, sehingga tercipta lah komunitas sepeda, komunitas investor, dan lain-lain. Konsep tersebut akhirnya diadaptasi dan dikembangkan melalui media sosial.

Oleh karena itu sebagian besar media sosial akan memberikan pertanyaan kepada user baru apa hobi dan ketertarikan Anda. Tujuannya adalah untuk menemukan user lain dengan hobi dan ketertarikan serupa dengan Anda.

d. Isi Konten Tidak Terbatas

Media sosial memiliki konten yang tidak terbatas karena siapa saja bisa membagikan ide mereka. Tidak perlu memikirkan apa kata orang lain nantinya, begitu user memiliki ide konten, ia bisa langsung merealisasikannya. Berbeda dengan TV dan radio di mana konten telah diatur oleh pihak manajemen. Ketika penonton maupun pendengar memiliki suatu ide lalu menyarankannya kepada pihak TV maupun radio belum tentu didengar oleh pihak manajemen. Selain itu, konten-konten di TV dan radio sudah sesuai jadwal. Selalu itu-itu saja.

Jenis konten yang tidak terbatas menjadikan para user betah bermedia sosial. Momen ini merupakan kesempatan emas bagi orang-orang yang hendak mempromosikan suatu produk maupun jasa melalui konten promosi yang menarik dan mengandung ajakan untuk membeli jasa maupun produk secara tersirat.

e. Konten Realtime dan Tersebar dengan Cepat

Ketika Anda mengunggah foto di instagram, satu detik kemudian followers Anda bisa langsung melihat foto tersebut. Mereka yang menyukai foto tersebut bisa langsung membagikannya ke user lain dengan cara me repost foto tersebut maupun menyebarkannya melalui instagaram story. Begitu pula dengan platform media sosial yang lain, begitu Anda membagikannya kepada orang-orang, mereka bisa langsung melihatnya.

Ciri-ciri media sosial yang satu ini tentu sangat berbeda dengan TV dan media cetak yang butuh waktu lama untuk menyebarkan konten.

Konten realtime dan pesebaran yang sangat cepat terjadi membuat media sosial sangat pas dijadikan sebagai media branding atau promosi, untuk perusahaan maupun perseorangan.

f. Pengguna Menentukan Waktu Interaksi

Waktu interaksi dalam media sosial tidak terbatas. Ketika Anda membagikan suatu konten. Orang-orang yang melihatnya bisa jadi hanya melewatinya, kemudian baru memutuskan untuk benar-benar melihatnya di kemudian hari.

Ketika ada user yang mengomentari konten Anda, Anda mungkin telah membacanya, tapi kapan Anda akan membalas komentar tersebut maka terserah Anda.

g. Konten Memiliki Catatan Waktu Diterbitkan

Catatan waktu kapan konten diterbitkan tercatat jelas, tidak hanya tanggal dan hari, tapi jam, menit hingga detik juga tercatat dengan detail. Terkadang, lokasi penerbitan juga bisa tercatat asal user yang menyebarkan konten memberi keterangan.

Adanya keterangan waktu membuat para penerima atau penikmat konten tahu apakah konten tersebut masih relevan atau tidak, serta untuk membedakan mana konten hoax dan mana yang bukan. Misalkan, media online A terkemuka membagikan berita banjir di kota ABC pada bulan November 2019. Kemudian ada orang lain yang membagikan konten tersebut dengan mengganti judul bahwa banjir tersebut terjadi pada bulan November tahun ini. Sehingga terciptalah kabar hoax. Namun, karena sumber berita tersebut jelas, user dapat mengecek langsung ke akun media sosial media online A kapan berita tersebut diterbitkan untuk memastikan apakah orang tersebut menyebarkan berita yang sesungguhnya atau menyebarkan hoaks.

Itulah ciri-ciri utama media sosial dan manfaatnya. Sebenarnya masih banyak ciri dan manfaat media sosial, untuk lebih menemukannya Anda bisa melakukan observasi dari pengalaman menggunakan media sosial. Jika kamu ingin mengetahui ciri media sosial apa yang cocok untuk bisnis dan personal brandingmu, hubungi kami di 0812 2885 5915 untuk info selengkapnya.

10 Cara Membangun Online Shop di Instagram untuk Pemula

10 Cara Membangun Online Shop di Instagram untuk Pemula

10 cara membangun online shop di instagram untuk pemula

Online shop di instagrambikinlaris.com. Memiliki bisnis sendiri tentunya menjadi impian setiap orang yang ingin mendapatkan pendapatan secara mandiri. Bahkan kini banyak anak-anak muda yang mencoba berbisnis secara online. Online shop ini dipilih karena lebih mudah, tidak membutuhkan banyak modal bahkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Tapi jangan salah, untuk menyukeskan bisnis melalui online shop, terutama di Instagram, Anda tidak boleh sembrono. Ada cara dan stepnya,

10 Cara Membangun Online Shop di Instagam

 

cara membangun online shop di instagram

1. Tentukan Target Pasar

Sebelum Anda memutuskan untuk membuka online shop di instagram, tentukan target pasar Anda. Misalkan Anda berjualan makanan ringan jadul, berarti target pasar Anda adalah orang-orang kelahiran 90-an.

2. Unggah Foto/Desain yang Menarik

Jika sudah menentukan target pasar Anda, potret dagangan Anda dengan angle yang menarik. Bila Anda menawarkan jasa maka buat desain promosi yang menarik. Usahakan setiap foto atau desain memiliki 1 tema yang sama agar saat diunggah maka feed instagram Anda terlihat rapi. Jika foto atau desain sudah jadi, unggah ke instagram.

3. Follow Target Pasar

Setelah instagram Anda terisi dengan beberapa postingan, follow orang-orang yang merupakan target pasar Anda. Ingat, Anda harus mem-follow mereka jika akun online shop instagram Anda sudah diisi dengan beberapa foto/desain.

Kenapa harus mengunggah foto/desain pada instagaram sebelum mem-follow orang-orang? Tujuannya adalah ketika Anda mengikuti akun instagram orang lain, mereka akan penasarn dengan akun baru yang mengikuti mereka (dalam hal ini adalah akun Anda), kemudian mereka akan membuka profil instagram Anda.

Jika profil instagra Anda masih kosong, mereka tidak akan tertarik untuk balik mengikuti akun instagram Anda. Namun, jika instagram Anda telah diisi dengan beberapa postingan menarik, mereka akan tertarik untuk mengikuti akun Anda.

4. Selingi Hard Selling dengan Soft Selling

Secara singkat, hard selling adalah penjualan secara terang-terangan. Ketika Anda mengunggah foto produk/desain promosi jasa berserta spesifikasinya maka Anda sedang melakukan hard selling.

Sementara soft selling adalah penjualan secara halus. Misalkan Anda berjualan jus, kemudian Anda mengunggah postingan instagram berupa manfaat berbagai macam jus, di bagian akhir penjelasan tersebut Anda mengarahkan para followers untuk membeli jus di tempat Anda, itulah yang disebut soft selling.

Tujuan menyelingi hard selling dengan soft selling adalah untuk meningkatkan ketertarikan para followers maupun orang lain yang belum mengikuti akun instagram Anda.

Jika Anda terus melakukan hard selling, mayoritas followers Anda hanya akan menyukai postingan tersebut, tetapi tidak meinggalkan komentar. Namun, jika Anda melakukan soft selling jumlah followers yang mengomentari postingan tersebut akan meningkat.

Coba amati akun-akun online shop yang hanya melakukan hard selling dengan akun-akun berita maupun akun-akun informatif, jumlah orang yang berkomentar pada postingan-postingan akun berita/akun informatif pasti lebih banyak dibandingkan orang yang berkomentar pada postingan online shop yang melakukan hard selling.

Kenapa bisa begitu? Ketika Anda berjualan secara hard selling, orang-orang yang akan mengomentari foto produk Anda adalah orang-orang yang tertarik dan berkeinginan untuk membeli produk tersebut. Sementara itu, di antara followers Anda, pasti tidak semuanya tertarik dengan produk tersebut.

Namun, ketik Anda memberikan suatu informasi menarik yang menyentuh emosi mereka maka mereka akan terpicu untuk beropini melalui kolom komentar. Oleh karena itu sangat penting melakukan soft selling pada online shop instagram Anda.

5. Gunakan Hastag yang Relevan

gunakan hastag yang relevan

Supaya orang-orang yang belum menjadi followers Anda dapat melihat postingan Anda maka pada caption setiap postingan perlu diberi hastag. Namun, jangan sembarang memberikan hastag, gunakanlah hastag yang relevan. Misalkan Anda berjualan hoodie dewasa maka gunakan hastag seperti #hoodiecowok #hoodiecewek #hoodiedewasa, jangan sampai Anda memberikan hastag #hoodieanak padahal Anda tidak berjualan hoodie anak.

6. Unggah Secara Rutin

Unggah konten atau postingan secara rutin. Setiap hari, dua kali sehari atau tiga hari sekali. Jangan sampai hari ini mengunggah konten, konten berikutnya Anda unggah lima hari kemudian, lalu konten selanjutnya dua hari kemudian.

Anda harus mengunggah konten secara ruitn untuk menunjukkan kepada audiens bahwa akun instagram Anda masih hidup atau masih dikelola. Mengunggah konten secara tidak rutin membuat para audiens berpikir bahwa admin instagram tersebut jarang aktif, tidak jelas kapan aktifnya, sehingga mereka malas berbelanja di online shop Anda.

7. Bangun Ruang Diskusi

Buatlah postingan yang membangun ruang diskusi antara Anda dengan followers maupun antar followers. Postingan yang mendorong para followers untuk berdiskusi biasanya berupa pertanyaan baik yang serius maupun tebak-tebakan yang seru.

8. Lakukan Give Away

Give away atau pemberian produk secara gratis kepada para customer maupun calon customer bertujuan agar para customer tetap setia dan para calon customer akhirnya menjadi customer.

Tidak hanya itu, give away juga bisa meningkatkan jumlah pengikut akun instagram karena Anda bisa memberikan persyaratan give away di antaranya: orang-orang yang mengikuti give away harus mengikuti akun instagram online shop Anda, mereka harus tag 3 atau lebih instagram teman-teman mereka pada kolom komentar postingan give away, harus share postingan tersebut di story instagram mereka.

9. Pasang Iklan Instagram Berbayar

Sudah melakukan seluruh langkah di atas, tetapi jumlah followers belum meningkat sesuai keinginan Anda atau sudah tercapai, tapi jumlah interaksi sedikit? Anda bisa memasang iklan berbayar yang ditawarkan oleh pihak instagram.

Biaya pemasangan beragam tergantung seberapa banyak jumlah audiens yang akan melihat iklan Anda, audiens dari lokasi mana saja yang akan melihat iklan tersebut, dan berapa hari iklan tersebut akan ditayangkan.

 

10. Endorse Tokoh Publik

Bila online shop Anda sudah besar, tetapi masih belum begitu terkenal tidak ada salahnya Anda membayar endorse kepada tokoh publik yang menerima endorsement.

 

Itulah 10 cara membangun online shop di instagram untuk newbie. Merasa terlalu banyak langkah yang harus Anda lakukan untuk mengembangkan online shop di instagram, ingin merekrut karyawan, tetapi belum mendapatkan calon karyawan yang cocok? Hubungi saja Bikinlaris.com, kami siap membantu Anda untuk mengembangkan akun online shop instagram milik Anda.

Konten Visual

Konten Visual

konten visual

Konten visualbikinlaris.com. Anda mungkin pernah membuka instagram, lalu melihat foto dengan tulisan singkat pada foto tersebut. Ternyata foto tersebut memiliki caption yang lebih panjang di bawahnya. Karena Anda malas membaca tulisan panjang, Anda hanya membaca tulisan singkat pada foto tersebut, mengabaikan caption yang bagi Anda panjangnya bukan main.

Jika Anda pernah begitu maka Anda tidak sendiri. Para pengguna instagram di Indonesia masih banyak yang malas membaca tulisan panjang pada caption instagram. Lebih suka membaca tulisan singkat pada foto-foto yang disajikan oleh akun media berita.

Kenapa begitu? Sebab, masyarakat Indonesia masih tergolong memiliki tingkat kegemaran membaca yang rendah. Mereka lebih tertarik membaca tulisan singkat atau tulisan panjang yang memiliki banyak gambar karena gambar lebih menarik dibandingkan tulisan saja.

Oleh karena itu, saat ini konten visual social media merupakan jenis konten yang sangat penting bagi para digital marketer maupun content creator.

Pengertian Konten Visual

Dari penjelasan di atas mungkin Anda berpikir bahwa konten visual adalah foto, gambar maupun video. Padahal, konten visual merupakan konten yang menitikberatkan pada aspek visual. Jadi, bila konten tersebut berupa tulisan, tetapi font, warna desain, dan tata letak tulisan dibuat semenarik mungkin maka tulisan tersebut termasuk konten visual.

pengertian konten visual

Jenis Konten Visual

Berikut jenis konten visual dalam media sosial yang sedang ngetren yang wajib diketahui oleh para content creator dan digital marketer.

Foto 

Foto yang umum dijadikan sebagai konten visual adalah foto dengan caption atau keterangan singkat pada foto tersebut. Jenis konten visual ini paling pas digunakan untuk akun-akun media sosial media berita. Jika Anda mengunjungi instagram media-media berita seperti Kompas, Indozone, Tribun News, dan sebagainya, mereka akan mengunggah foto dengan caption singkat.

Selain berupa foto dengan caption singkat, foto yang diunggah bisa berupa foto story atau foto narasi, yaitu foto yang jika hanya dilihat dari foto tersebut, tanpa diberi keterangan, orang-orang dapat mengetahui cerita yang terkadung pada foto tersebut. Foto narasi terkadang akan menimbulkan multitafsir. Karena hal itu, foto narasi perlu diberi penjelasan berupa tulisan pada kolom caption, bukan pada foto itu sendiri. Contoh foto narasi bisa Anda lihat pada akun instagram National Geographic.

Video

Sebelum media sosial seperti instagram hadir di Indonesia, TV merupakan primadona bagi masyarakat kita. Kehadiran TV menyebabkan para pendengar radio dan pembaca media cetak (koran, majalah, dan sebagainya) berkurang. Itu membuktikan bahwa melihat gambar bergerak yang diisi dengan suara lebih menarik dibandingkan membaca tulisan maupun mendengar suara saja.

Hal yang sama berulang ketika media sosial menjadi primadona masyarakat kita. Orang-orang cenderung lebih senang menonton video ketimbang melihat foto dengan caption apalagi membaca artikel panjang baik tanpa foto maupun dengan beberapa foto.

Membuat konten visual berupa video bukan hanya bertujuan untuk menarik perhatian audiens, tapi video dapat menyampaikan lebih banyak informasi. Banyak masyarakat Indonesia yang lebih paham bila mendapat penjelasan secara lisan, ketimbang tulisan.  Melalui video, Anda bisa menjelaskan sesuatu secara lisan yang disertai dengan objek pendukung lain sehingga audiens lebih memahami pesan yang Anda sampaikan.

jenis konten visual

Infografis

Infografis adalah konten visual yang paling pas digunakan untuk menyajikan informasi atau data yang berbeda dari waktu ke waktu. Contohnya seperti karier politik seorang tokoh, sejarah berdirinya suatu perusahaan. Harga saham bank dari waktu ke waktu dan sebagainya. Infografis juga bisa digunakan untuk menyajikan petunjuk atau langkah-langkah melakukan sesuatu. Seperti alur pendaftaran mahasiswa baru, cara membuka rekening bank, dan informasi sejenisnya.

Infografis memudahkan para audiens untuk memahami pokok atau garis besar dari informasi yang disajikan.

fakta tentang konten visual

Carousel

Anda pasti pernah mengunggah lebih dari 1 foto atau video ke instagram maupun facebook dalam satu postingan. Setelah terunggah, Anda perlu menggeser foto atau video tersebut untuk melihat foto atau video lainnya. Itulah yang dinamakan carousel.

Caraousel mungkin bagi Anda biasa saja, tidak ada yang istimewa. Namun saat ini, carousel menjadi begitu penting jika Anda ingin mengunggah konten visual berupa tulisan yang agak panjang.

Mengunggah tulisan panjang secara langsung akan membuat para audiens tidak tertarik untuk membacanya. Namun, jika tulisan tersebut Anda buat menjadi beberapa bagian, lalu Anda menulisnya dengan font yang menarik dipandang mata.

Fakta Tentang Konten Visual

Berikut fakta-fakta menarik tentang konten visual dalam media sosial yang kami rangkum dari berbagai sumber.

  • Sebanyak 90% data yang diproses oleh otak merupakan data visual, sisanya merupakan data dalam bentuk suara maupun teks.
  • Otak manusia 60.000 kali lebih cepat memproses data visual ketimbang data teks.
  • Konten media sosial yang mengandung gambar mendapatkan klik 47% lebih banyak.
  • Jenis Konten media sosial menggunakan infografis mendapatkan trafik lebih tinggi sebesar 12%
  • Konten video mendapatkan 270% klik lebih banyak, dan interaksi atau feedback audiens mengenai video tersebut mencapai 80%.
  • Audiens lebih tertarik untuk membeli sesuatu ketika ia melihat foto maupun video yang ditawarkan. Meskipun tidak ada kalimat persuasif yang spektakuler pada foto maupun video tersebut.

Mau bikin konten visual untuk jualan maupun personal branding di media sosial? Hubungi kami di 0812 2885 5915 untuk informasi selengkapnya. Bisa juga kunjungi profil kami di @bikinlaris.com.

Sejarah Media Sosial Nasional

Sejarah Media Sosial Nasional

sejarah media sosial nasional

Sejarah media sosial nasionalbikinlaris.com. Pada tanggal 10 Juni 2020 kemarin, media sosial khususnya Twitter ramai tagar #harisosialmedia. Tagar tersebut ramai karena tanggal 10 Juni diperingati sebagai hari media sosial nasional.

Hari media sosial nasional Indonesia dicetuskan pada tahun 2015 oleh Handi Irawan D, seorang pengusaha owner Frontier Consulting Group. Pencetusan hari media sosial nasional tersebut bukan tanpa alasan, tentu ditetapkan berdasarkan fakta banyaknya masyarakat Indonesia. Pada tahun 2015 jumlah pengguna facebook di Indonesia mencapai 80 juta. Sementara jumlah penduduk di Indonesia tahun itu adalah 258,4 juta, artinya hampir 30% masyarakat Indonesia saat itu menggunakan facebook.

Pada tahun 2019  pengguna facebook di Indonesia menjadi 120 juta. Dengan jumlah pengguna facebook sebanyak itu, Indonesia berada di urutan ke-4 sebagai negara dengan jumlah pengguna facebook terbanyak di dunia. Tidak hanya facebook, Indonesia juga menjadi pengguna Instagram terbanyak ke-4 di dunia dengan jumlah pengguna mencapai 56 juta.

Melihat banyaknya penduduk di Indonesia maka tak heran bila jumlah pengguna media sosial di Indonesia juga banyak. Namun, bukan hanya dipengaruhi oleh jumlah penduduk, jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus bertambah. Ini dikarenakan banyak sekali UMKM dan organisasi nonprofit di Indonesia yang memanfaatkan kedua media sosial tersebut. Baik untuk memasarkan bisnis mereka maupun untuk kampanye. Apalagi sejak adanya facebook dan Instagram ads, jumlah pelaku usaha dan aktivis sosial yang melek digital marketing kian bertambah.

Sejarah Media Sosial di Indonesia

sejarah media sosial di indonesia

Bila kita tarik ke belakang, jauh sebelum Facebook, Instagram, dan Twitter diciptakan, beberapa media sosial juga marak di Indonesia pada masanya. Contohnya saja mIRC dan Yahoo Messenger. Dua aplikasi chatting tersebut marak di Indonesia pada tahun 2000-an – terutama mIRC. Pengguna terbanyak merupakan ABG (10-19 tahun) dan dewasa muda (20-29 tahun) yang ingin mencari teman baru – semacam sahabat pena – dan bila beruntung bakal mendapatkan pacar.

Pada tahun 2003 kemudian muncul Friendster di Amerika Serikat yang sayangnya justru tidak terlalu popular di negara adidaya tersebut. Friednster lebih popular di Filipina dan Indonesia. Kehadiran Friendster menjadikan media sosial tidak hanya berfungsi untuk chatting dengan orang asing. Akan tapi juga memberi ruang bagi penggunanya untuk curhat tanpa harus chatting dengan orang lain. Melalui shoutout – semacam status di Facebook dan tweet di Twitter – Friendster memberikan kesempatan para penggunanya untuk curhat secara singkat karena karakter yang bisa diketik terbatas.

Tidak hanya memberikan pengalaman penggunanya untuk curhat, Friendster juga memberikan kesempatan penggunanya untuk membagikan foto kepada publik, bertukar gif, bahkan mengkreasikan halaman profile mereka karena tema atau template profil bisa diubah-ubah seperti halnya blogger.

Pada tahun 2006, Twitter lahir di Amerika Serikat dan rupanya ia mendapatkan atensi lebih besar dari masyarakat Amerika Serikat  ketimbang Friendster. Mungkin dikarenakan Twitter menyediakan jumlah karakter tweet lebih banyak dibandingkan jumlah karakter yang ditawarkan oleh shoutout millik Friendster.

Twitter juga membiarkan para penggunanya untuk membalas tweet orang lain tanpa perlu mengikuti si pemilik tweet-selama akun si pemilik tweet tidak dikunci atau diprivat-tidak seperti Friendster yang harus berteman dahulu. Fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh Friendster tersebut barangkali merupakan alasan kenapa Twitter marak di Amerika Serikat hingga masyarakat Indonesia pun ikut kecanduan.

sejarah media sosial

Facebook Mulai Booming

Pada tahun 2010-an, Facebook menjadi booming di Indonesia padahal ia diciptakan sebelum Twitter, yaitu pada tahun 2004. Facebook menawarkan status dengan karakter yang jauh lebih banyak dibandingkan Twitter. Pada tahun 2010 jumlah karakter yang bisa Anda ketik adalah 420, memang lebih sedikit dibandingkan sekarang yang mencapai 60.000 karakter. Akan tetapi pada saat itu tentu 420 karakter tersebut terlihat lebih menggiurkan ketimbang karakter tweet yang hanya 140. Selain itu, Facebook memberikan sarana kepada penggunanya untuk membagikan foto dengan resolusi yang lebih besar serta video dengan durasi yang cukup panjang.

Dari perjalanan media sosial nasional di atas dapat dilihat betapa media sosial telah mengubah kehidupan masyarakat Indonesia mulai dari chatting untuk mendapatkan teman baru, curhat di media sosial, hingga untuk berbisnis dan berkampanye.

Hubungi kami untuk informasi bikin konten media sosial Anda ke 0812 2885 5915.

Apa Itu Website? Pengertian dan Penjelasan Singkatnya

Apa Itu Website? Pengertian dan Penjelasan Singkatnya

Websitebikinlaris.com. Zaman sekarang rasa-rasanya hampir semua orang pasti tahu apa itu website, terutama anak-anak hingga dewasa usia 50-an. Ketika Anda membaca berita melalui browser, berbelanja online melalui komputer/laptop, mengunduh software, mencari definisi sesuatu di Wikipedia, dan segala kegiatan berselancar online via browser yang pernah Anda lakukan tersebut adalah aktivitas mengunjungi web. Bahkan, jika Anda sedang membaca artikel ini, maka Anda sedang membuka web Bikinlaris.com. Jadi, tentu Anda sudah tidak asing dengan  situs web. Lalu, dapatkah Anda menjelaskan pengertian web?

apa itu website

Apa sih Website itu?

Website adalah sekumpulan – webpage yang harus diakses melalui World Wide Web (WWW). Lho, webpage sendiri itu apa? Belum paham soal web, kok, muncul istilah lain lagi?

Jika Anda mencari informasi di google, misalkan “resep cireng”, kemudian Anda mengklik salah satu link yang diberikan oleh google. Kemudian link tersebut menampilan sebuah artikel mengenai resep cireng, nah artikel tersebut adalah webpage.

Contoh lainnya, ketika Anda berbelanja secara online di suatu marketplace, tampilan awal marketplace tersebut adalah webpage. Lalu Anda mengklik salah satu kategori produk yang dijual pada web tersebut, misalkan “fashion” maka Anda akan diarahkan masuk ke webpage “fashion”. Jika Anda mengklik kategori “makanan dan minuman” maka Anda akan diarahkan ke webpage makanan dan minuman. Begitu seterusnya.  Nah, kumpulan dari webpage-webpage tersebut disebut website.

Agar publik dapat mengakses web tersebut secara online maka web tersebut memerlukan yang namanya alamat domain. Google.co.id, Wikipedia.org, Amazon.com, dan berbagai nama situs lainnya adalah alamat domain.

Kenapa Bisnis Butuh Website?

Saat ini web menjadi salah satu sarana branding yang penting bagi setiap bisnis. Meskipun mungkin Anda berjualan di sosial media seperti instagram maupun menggunakan marketplace seperti Shopee, tapi Anda tetap harus memiliki web untuk bisnis karena situs web berperan penting untuk menerapkan salah satu strategi digital marketing, yaitu SEO.

Secara ringkas, taktik SEO akan membuat website Anda berada di halaman pertama hasil pencarian Google, ketika seseorang mengetikkan kata kunci yang sesuai dengan isi website Anda. Misalkan pada website Anda terdapat konten dengan judul “Supplier Frozen Food Jogja” maka ketika seseorang mengetikkan kalimat tersebut,  website Anda akan berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Akan ada banyak orang yang mengunjungi website Anda.

kenapa bisnis butuh website

Anda tidak harus membuat web bisnis dalam bentuk e-commerce, web untuk bisnis tersebut bisa berupa web berita yang mengedukasi para calon customer mengenai produk-produk atau jasa bisnis Anda. Kemudian, sertakan link online shop marketplace maupun WhatsApp Anda. Transaksi tetap dilakukan melalui marketplace maupun WhatsApp tersebut.

Website adalah “pintu masuk” bagi para customer untuk menghubungi WhatsApp maupun berbelanja di online shop marketplace Anda. Tanpa adanya pintu masuk maka para “tamu” tidak dapat masuk ke “rumah” Anda. Begitu pula dengan situs web, tanpa kehadirannya maka bisnis Anda tidak akan dikenal banyak orang.

Ingin membangun “pintu masuk” tersebut, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana? Konsultasikan saja pada ahlinya, Bikinlaris.com. Kami siap membantu Anda membuat website dari 0 hingga mengisinya dengan berbagai konten. Sudah punya situs web, tapi belum terawat? Kami juga dapat mengembangkan website yang sudah Anda miliki agar terawat dan jadi lebih cantik. Silakan hubungi kami di nomor 0812 2885 5915 untuk berkonsultasi.

Where does it come from?

Where does it come from?

Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.

The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Where can I get some?

Where can I get some?

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.

Why do we use it?

Why do we use it?

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).

What is Lorem Ipsum?

What is Lorem Ipsum?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.