Konten Visual

konten visual

Konten visualbikinlaris.com. Anda mungkin pernah membuka instagram, lalu melihat foto dengan tulisan singkat pada foto tersebut. Ternyata foto tersebut memiliki caption yang lebih panjang di bawahnya. Karena Anda malas membaca tulisan panjang, Anda hanya membaca tulisan singkat pada foto tersebut, mengabaikan caption yang bagi Anda panjangnya bukan main.

Jika Anda pernah begitu maka Anda tidak sendiri. Para pengguna instagram di Indonesia masih banyak yang malas membaca tulisan panjang pada caption instagram. Lebih suka membaca tulisan singkat pada foto-foto yang disajikan oleh akun media berita.

Kenapa begitu? Sebab, masyarakat Indonesia masih tergolong memiliki tingkat kegemaran membaca yang rendah. Mereka lebih tertarik membaca tulisan singkat atau tulisan panjang yang memiliki banyak gambar karena gambar lebih menarik dibandingkan tulisan saja.

Oleh karena itu, saat ini konten visual social media merupakan jenis konten yang sangat penting bagi para digital marketer maupun content creator.

Pengertian Konten Visual

Dari penjelasan di atas mungkin Anda berpikir bahwa konten visual adalah foto, gambar maupun video. Padahal, konten visual merupakan konten yang menitikberatkan pada aspek visual. Jadi, bila konten tersebut berupa tulisan, tetapi font, warna desain, dan tata letak tulisan dibuat semenarik mungkin maka tulisan tersebut termasuk konten visual.

pengertian konten visual

Jenis Konten Visual

Berikut jenis konten visual dalam media sosial yang sedang ngetren yang wajib diketahui oleh para content creator dan digital marketer.

Foto 

Foto yang umum dijadikan sebagai konten visual adalah foto dengan caption atau keterangan singkat pada foto tersebut. Jenis konten visual ini paling pas digunakan untuk akun-akun media sosial media berita. Jika Anda mengunjungi instagram media-media berita seperti Kompas, Indozone, Tribun News, dan sebagainya, mereka akan mengunggah foto dengan caption singkat.

Selain berupa foto dengan caption singkat, foto yang diunggah bisa berupa foto story atau foto narasi, yaitu foto yang jika hanya dilihat dari foto tersebut, tanpa diberi keterangan, orang-orang dapat mengetahui cerita yang terkadung pada foto tersebut. Foto narasi terkadang akan menimbulkan multitafsir. Karena hal itu, foto narasi perlu diberi penjelasan berupa tulisan pada kolom caption, bukan pada foto itu sendiri. Contoh foto narasi bisa Anda lihat pada akun instagram National Geographic.

Video

Sebelum media sosial seperti instagram hadir di Indonesia, TV merupakan primadona bagi masyarakat kita. Kehadiran TV menyebabkan para pendengar radio dan pembaca media cetak (koran, majalah, dan sebagainya) berkurang. Itu membuktikan bahwa melihat gambar bergerak yang diisi dengan suara lebih menarik dibandingkan membaca tulisan maupun mendengar suara saja.

Hal yang sama berulang ketika media sosial menjadi primadona masyarakat kita. Orang-orang cenderung lebih senang menonton video ketimbang melihat foto dengan caption apalagi membaca artikel panjang baik tanpa foto maupun dengan beberapa foto.

Membuat konten visual berupa video bukan hanya bertujuan untuk menarik perhatian audiens, tapi video dapat menyampaikan lebih banyak informasi. Banyak masyarakat Indonesia yang lebih paham bila mendapat penjelasan secara lisan, ketimbang tulisan.  Melalui video, Anda bisa menjelaskan sesuatu secara lisan yang disertai dengan objek pendukung lain sehingga audiens lebih memahami pesan yang Anda sampaikan.

jenis konten visual

Infografis

Infografis adalah konten visual yang paling pas digunakan untuk menyajikan informasi atau data yang berbeda dari waktu ke waktu. Contohnya seperti karier politik seorang tokoh, sejarah berdirinya suatu perusahaan. Harga saham bank dari waktu ke waktu dan sebagainya. Infografis juga bisa digunakan untuk menyajikan petunjuk atau langkah-langkah melakukan sesuatu. Seperti alur pendaftaran mahasiswa baru, cara membuka rekening bank, dan informasi sejenisnya.

Infografis memudahkan para audiens untuk memahami pokok atau garis besar dari informasi yang disajikan.

fakta tentang konten visual

Carousel

Anda pasti pernah mengunggah lebih dari 1 foto atau video ke instagram maupun facebook dalam satu postingan. Setelah terunggah, Anda perlu menggeser foto atau video tersebut untuk melihat foto atau video lainnya. Itulah yang dinamakan carousel.

Caraousel mungkin bagi Anda biasa saja, tidak ada yang istimewa. Namun saat ini, carousel menjadi begitu penting jika Anda ingin mengunggah konten visual berupa tulisan yang agak panjang.

Mengunggah tulisan panjang secara langsung akan membuat para audiens tidak tertarik untuk membacanya. Namun, jika tulisan tersebut Anda buat menjadi beberapa bagian, lalu Anda menulisnya dengan font yang menarik dipandang mata.

Fakta Tentang Konten Visual

Berikut fakta-fakta menarik tentang konten visual dalam media sosial yang kami rangkum dari berbagai sumber.

  • Sebanyak 90% data yang diproses oleh otak merupakan data visual, sisanya merupakan data dalam bentuk suara maupun teks.
  • Otak manusia 60.000 kali lebih cepat memproses data visual ketimbang data teks.
  • Konten media sosial yang mengandung gambar mendapatkan klik 47% lebih banyak.
  • Jenis Konten media sosial menggunakan infografis mendapatkan trafik lebih tinggi sebesar 12%
  • Konten video mendapatkan 270% klik lebih banyak, dan interaksi atau feedback audiens mengenai video tersebut mencapai 80%.
  • Audiens lebih tertarik untuk membeli sesuatu ketika ia melihat foto maupun video yang ditawarkan. Meskipun tidak ada kalimat persuasif yang spektakuler pada foto maupun video tersebut.

Mau bikin konten visual untuk jualan maupun personal branding di media sosial? Hubungi kami di 0812 2885 5915 untuk informasi selengkapnya. Bisa juga kunjungi profil kami di @bikinlaris.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *