10 Cara Membangun Online Shop di Instagram untuk Pemula

10 cara membangun online shop di instagram untuk pemula

Online shop di instagrambikinlaris.com. Memiliki bisnis sendiri tentunya menjadi impian setiap orang yang ingin mendapatkan pendapatan secara mandiri. Bahkan kini banyak anak-anak muda yang mencoba berbisnis secara online. Online shop ini dipilih karena lebih mudah, tidak membutuhkan banyak modal bahkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Tapi jangan salah, untuk menyukeskan bisnis melalui online shop, terutama di Instagram, Anda tidak boleh sembrono. Ada cara dan stepnya,

10 Cara Membangun Online Shop di Instagam

 

cara membangun online shop di instagram

1. Tentukan Target Pasar

Sebelum Anda memutuskan untuk membuka online shop di instagram, tentukan target pasar Anda. Misalkan Anda berjualan makanan ringan jadul, berarti target pasar Anda adalah orang-orang kelahiran 90-an.

2. Unggah Foto/Desain yang Menarik

Jika sudah menentukan target pasar Anda, potret dagangan Anda dengan angle yang menarik. Bila Anda menawarkan jasa maka buat desain promosi yang menarik. Usahakan setiap foto atau desain memiliki 1 tema yang sama agar saat diunggah maka feed instagram Anda terlihat rapi. Jika foto atau desain sudah jadi, unggah ke instagram.

3. Follow Target Pasar

Setelah instagram Anda terisi dengan beberapa postingan, follow orang-orang yang merupakan target pasar Anda. Ingat, Anda harus mem-follow mereka jika akun online shop instagram Anda sudah diisi dengan beberapa foto/desain.

Kenapa harus mengunggah foto/desain pada instagaram sebelum mem-follow orang-orang? Tujuannya adalah ketika Anda mengikuti akun instagram orang lain, mereka akan penasarn dengan akun baru yang mengikuti mereka (dalam hal ini adalah akun Anda), kemudian mereka akan membuka profil instagram Anda.

Jika profil instagra Anda masih kosong, mereka tidak akan tertarik untuk balik mengikuti akun instagram Anda. Namun, jika instagram Anda telah diisi dengan beberapa postingan menarik, mereka akan tertarik untuk mengikuti akun Anda.

4. Selingi Hard Selling dengan Soft Selling

Secara singkat, hard selling adalah penjualan secara terang-terangan. Ketika Anda mengunggah foto produk/desain promosi jasa berserta spesifikasinya maka Anda sedang melakukan hard selling.

Sementara soft selling adalah penjualan secara halus. Misalkan Anda berjualan jus, kemudian Anda mengunggah postingan instagram berupa manfaat berbagai macam jus, di bagian akhir penjelasan tersebut Anda mengarahkan para followers untuk membeli jus di tempat Anda, itulah yang disebut soft selling.

Tujuan menyelingi hard selling dengan soft selling adalah untuk meningkatkan ketertarikan para followers maupun orang lain yang belum mengikuti akun instagram Anda.

Jika Anda terus melakukan hard selling, mayoritas followers Anda hanya akan menyukai postingan tersebut, tetapi tidak meinggalkan komentar. Namun, jika Anda melakukan soft selling jumlah followers yang mengomentari postingan tersebut akan meningkat.

Coba amati akun-akun online shop yang hanya melakukan hard selling dengan akun-akun berita maupun akun-akun informatif, jumlah orang yang berkomentar pada postingan-postingan akun berita/akun informatif pasti lebih banyak dibandingkan orang yang berkomentar pada postingan online shop yang melakukan hard selling.

Kenapa bisa begitu? Ketika Anda berjualan secara hard selling, orang-orang yang akan mengomentari foto produk Anda adalah orang-orang yang tertarik dan berkeinginan untuk membeli produk tersebut. Sementara itu, di antara followers Anda, pasti tidak semuanya tertarik dengan produk tersebut.

Namun, ketik Anda memberikan suatu informasi menarik yang menyentuh emosi mereka maka mereka akan terpicu untuk beropini melalui kolom komentar. Oleh karena itu sangat penting melakukan soft selling pada online shop instagram Anda.

5. Gunakan Hastag yang Relevan

gunakan hastag yang relevan

Supaya orang-orang yang belum menjadi followers Anda dapat melihat postingan Anda maka pada caption setiap postingan perlu diberi hastag. Namun, jangan sembarang memberikan hastag, gunakanlah hastag yang relevan. Misalkan Anda berjualan hoodie dewasa maka gunakan hastag seperti #hoodiecowok #hoodiecewek #hoodiedewasa, jangan sampai Anda memberikan hastag #hoodieanak padahal Anda tidak berjualan hoodie anak.

6. Unggah Secara Rutin

Unggah konten atau postingan secara rutin. Setiap hari, dua kali sehari atau tiga hari sekali. Jangan sampai hari ini mengunggah konten, konten berikutnya Anda unggah lima hari kemudian, lalu konten selanjutnya dua hari kemudian.

Anda harus mengunggah konten secara ruitn untuk menunjukkan kepada audiens bahwa akun instagram Anda masih hidup atau masih dikelola. Mengunggah konten secara tidak rutin membuat para audiens berpikir bahwa admin instagram tersebut jarang aktif, tidak jelas kapan aktifnya, sehingga mereka malas berbelanja di online shop Anda.

7. Bangun Ruang Diskusi

Buatlah postingan yang membangun ruang diskusi antara Anda dengan followers maupun antar followers. Postingan yang mendorong para followers untuk berdiskusi biasanya berupa pertanyaan baik yang serius maupun tebak-tebakan yang seru.

8. Lakukan Give Away

Give away atau pemberian produk secara gratis kepada para customer maupun calon customer bertujuan agar para customer tetap setia dan para calon customer akhirnya menjadi customer.

Tidak hanya itu, give away juga bisa meningkatkan jumlah pengikut akun instagram karena Anda bisa memberikan persyaratan give away di antaranya: orang-orang yang mengikuti give away harus mengikuti akun instagram online shop Anda, mereka harus tag 3 atau lebih instagram teman-teman mereka pada kolom komentar postingan give away, harus share postingan tersebut di story instagram mereka.

9. Pasang Iklan Instagram Berbayar

Sudah melakukan seluruh langkah di atas, tetapi jumlah followers belum meningkat sesuai keinginan Anda atau sudah tercapai, tapi jumlah interaksi sedikit? Anda bisa memasang iklan berbayar yang ditawarkan oleh pihak instagram.

Biaya pemasangan beragam tergantung seberapa banyak jumlah audiens yang akan melihat iklan Anda, audiens dari lokasi mana saja yang akan melihat iklan tersebut, dan berapa hari iklan tersebut akan ditayangkan.

 

10. Endorse Tokoh Publik

Bila online shop Anda sudah besar, tetapi masih belum begitu terkenal tidak ada salahnya Anda membayar endorse kepada tokoh publik yang menerima endorsement.

 

Itulah 10 cara membangun online shop di instagram untuk newbie. Merasa terlalu banyak langkah yang harus Anda lakukan untuk mengembangkan online shop di instagram, ingin merekrut karyawan, tetapi belum mendapatkan calon karyawan yang cocok? Hubungi saja Bikinlaris.com, kami siap membantu Anda untuk mengembangkan akun online shop instagram milik Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *